Khawarij Dan Murji'ah

Diposting oleh Kolomonggo pada 12:51, 25-Okt-11 • Di: Sektarian

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Menilik perjalanan sejarah akan kita dapati bahwa tak satupun agama yang lahir dimuka bumi ini tanpa mengalami perpecahan yang diawali oleh perbedaan pendapat para pengikutnya setelah kewafatan tokoh sentral agama tersebut (nabi). Perbedaan adalah bakat alami yang ada pada manusia, oleh karena itu sangat mustahil rasanya antara satu orang dengan yang lainnya selalu serasi. Kenyataan diatas juga bisa kita lihat dari makhluq-makhluq Allah! tidakkah kita diciptakan berbeda-beda? dari suku bangsa sampai jenis kulit, dari bahasa sampai watak atau tabiat masing-masing suku. Bahkan watak serta pola pikir setiap manusia belum tentu serasi meskipun mereka hidup dalam kondisi sosial yang sama. Kenyataan-kenyataan diatas sangat pantas dijadikan alasan adanya perbedaan yang nantinya menimbulkan perpecahan yang membagi agama kepada beberapa kelompok. Ditambah lagi kepentingan-kepentingan individu maupun golongan yang ingin selalu benar dan berada diatas. Manusia tidak hanya diberi akal sebagai pembeda yang benar dan yang salah, tapi juga diberi hawa nafsu yang selalu menggoda akal untuk mencari jalan guna memenuhi kebutuhan nafsu itu. Perpecahan terjadi dalam tubuh umat islam semenjak kewafatan nabi Muhammad.S.A.W. Qadhiyah imamiyah (masalah kepemimpinan) adalah faktor utama perselisihan itu, dimana para sahabat berbeda pandangan tentang sosok yang paling berhak menjadi imam atau khalifah pengganti rasul. Sebagian berpendapat bahwa bangsa quraisy paling berhak, sahabat anshor melihat mereka juga berhak menggantikan rasul menjadi khalifah. Lambat laun seiring perkembangan zaman dan pergantian generasi, perbedaan yang sebatas qadhiyah imamiyah (masalah kepemimpinan) itu berkembang menjadi perselisihan yang menyangkut masalah aqidah yang sangat urgen bagi umat islam. Tak jarang satu golongan mengkafirkan golongan lainnya kerena secuil perbedaan, masing-masing beranggapan kebenaran hanya dipihak mereka. Sebagai orang islam yang beriman sudah seharusnya kita menjaga sikap, menata omongan dan membersihkan hati dari kedengkian agar setiap gerak-gerik yang keluar dari pribadi kita tidak menjadi duri bagi manusia lain umumnya dan sesama muslim khususnya, apalagi sampai menyesatkan orang lain, padahal belum kita teliti secara mendalam, hanya ikut-ikutan. Sabda nabi:“orang islam adalah orang yang tangan dan lisannya tidak menjadi petaka bagi saudaranya sesama islam”.(H.R.Imam Muslim.) B. IDENTIFIKASI DAN PEMBATASAN MASALAH A. IDENTIFIKASI MASALAH Perlu kita pahami bahwa perpecahan umat islam menjadi berbagai golongan bukanlah semata-mata karena perbedaan dalam masalah agama (fiqh & theology), tapi perpecahan itu sebenarnya berawal dari masalah siyasi (politik). Munculnya kelompok seperti Khowarij dan Murji’ah pada awalnya adalah buah dari perbedaan pendapat mengenai kepemimpinan umat islam kala itu, namun seiring perkembangan zaman, masalah yang sederhana itu kini menjadi problem yang sangat rumit, meluas mencakup masalah aqidah dan fiqh. B. PEMBATASAN MASALAH Dikarenakan luasnya cakupan mengenai Al- Khawarij dan Al-Murji’ah sehingga kami merasa perlu dibuatnya pembatasan masalah yang akan kami bahas nantinya, secara garis besar pembahasan yang kami uraikan dibagi menjadi dua bahasan yaitu : 1. Al-Khawarij, dengan materi sebagai berikut : a. Sejarah munculnya sekte Khawarij b. Golongan-golongan didalam sekte Khawarij c. Dasar, metode dan ciri-ciri umum Khawarij d. Contoh-contoh penafsiran Khawarij dan beserta karya-karya tafsirnya 2. Al-Murji’ah, dengan materi sebagai berikut : a. Sejarah munculnya sekte Murji’ah b. Periode Murji’ah setelah sahabat c. Pembagian sekte Murji’ah C. PERUMUSAN MASALAH Diriwayatkan oleh Imam Thabrani, ”Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, akan berpecah umatku sebanyak 73 firqah, yang satu masuk Syurga dan yang lain masuk Neraka.” Bertanya para Sahabat: “Siapakah (yang tidak masuk Neraka) itu Ya Rasulullah?” Nabi menjawab: “Ahlussunnah wal Jamaah.” Berangkat dari pernyataan hadits diatas yang cukup jelas menggambarkan betapa banyak aliran atau sekte didalam tubuh umat Islam saat ini, salah satunya adalah sekte Al Khawarij dan Al Murji’ah yang akan di bahas di makalah ini, sebelum membahas lebih lanjut, pembahasan makalah ini akan dirumuskan sebagai berikut : 1. Menjelaskan secara gamblang latar belakang munculnya sekte Khawarij dan Murji’ah. 2. Menguraikan secara singkat faktor-faktor penyimpangan dari kedua sekte tersebut. 3. Memaparkan lebih dalam golongan-golongan yang ada di dalam Khawarij dan Murji’ah. D. TUJUAN PEMBAHASAN Tujuan akhir dari pembahasan ini adalah : 1. Mengetahui secara gamblang sejarah munculnya sekte Al Khawarij dan Al Murji’ah. 2. Mengetahui golongan-golongan yang ada di dalam sekte Al Khwarij dan Al Murji’ah. 3. Mengetahui lebih dalam hal-hal yang berhubungan dengan sekte Al Khwarij dan Al Murji’ah. E. KEGUNAAN PEMBAHASAN Kegunaan dari pembahasan ini adalah : a. Bagi kami pembahasan ini merupakan wahana latihan pengembangan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam pembuatan makalah. b. Dengan adanya pembahasan ini tentunya akan semakin memperkaya ilmu pengetahuan kami, khususnya dalam mata kuliah Ilmu Kalam yang membahas tentang sekte Al Khawarij dan Al Murji’ah

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar